Langsung ke konten utama

Mengikat Makna Versi Tulisanku 21 februari KLIP2022

Lupa sudah setoran keberapa tapi saya hanya ingat tulisan saya banyak kekurangan sana sini, bisa jadi ini kesalahan atau kecakapan saya sudah banyak berkurang...emang dulu nulisnya tetang apaan, hihi gaya...

 Aku tidak di besarkan dengan keahlian menulis dan backgroud sastrawan tapi penikmat sastra, bisa jadi ini modal ku untuk nekat menjadikan tulisan ku mengandung sastra tapi biasa aja.. kok bisa ya karena memang butuh banyak latihan dan jam terbang untuk bisa sampai kelevel dewanya penulis sastra, tidak apa-apa ya.. karena jelek bisa di nilai bukan yang bagus tidak bisa di nilai atau tidak ternilai....

Kondisi ku ikut menulis karena suasan pandemi yang bikin hatiku tergerak ikut menulis yang di awali moment ibu profesional mebuat acara yang bikin gegap gempita yang mengikuti proses ibu profesional sekitar  tahun 2016 dan 2017 yang aku masih meraba tetang apa sih ibu profesional dengan tema ulangtahun yang ke 10 adalah ibu pembaharu yang menarik sekali di era pandemi kok seru kegiatan pandemi menulis tidak bosen di rumah.. malah terasah imajinasi ibu-ibu yang tugasnya hari ke hari itu saja, di kasih kemampuan oleh allah kenapa tidak kita manfaatkan saja tetang tema ibu profeaional dan ibu pembaharu.

Terbaharukan lagi semangat saya akhirnya bikin semangat 45 sekaligus bingung mau nulis apa, pada saat yng bersamaan saya bisanya menulis apapun yang saya temuin dan saya ingat. Oke.. tidak usah berkecil hati aku nikmati proses ini, di suasana berbeda ketika aku ikut di dalam free writingnya KLIP 2022 ya allah nikmat luar biasa bisa menulis ada temannya bareng-bareng menemukan value di setiap tulisan kita. Walaupun belum di tahap mengikat makna ya tidak masalah, learning by doing.

Aku sibuk paling tidak aku berpikir sedikit tetang tulisanku, minimal itu bisa bikin aku semangat dan niatku bulat harus tetap menulis. Alhamdulilla tetap di beri semangat oleh tim pelaksan KLIP dan bu septi. Matur nuhun bisa ikut belajar dan dapat ilmu menulis dengan bahagia, kehidupan ibu yang bahagia adalah dia yang bahagian di setiap pilihan apa yang di capai. allhamdulillah

Komentar

  1. Semangat Mbak Lisna. Mulai dari free writing sederhana dulu aja kaya gini. Nanti seiring waktu akan bisa meningkat kemampuan menulisnya dengan banyak berlatih dan membaca tulisan teman-teman lain.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demam kah setelah vaksin booster.. 25 maretKLIP2022

Demam setelah vaksin booster, perlu di obati tidak ya... Suasana mudik tahun 2022 sudah mulai terasa, karena ada himbauan pemerintah untuk melakukan vaksi dari 1,2, sampai 3, tidak menyurutkan semangat kita ya mempersiapkan mudik libur lebaran tahun ini. Agar tetap aman sebaiknya persiapannya yang paling penting adalah mendapatkan vaksin sampai ke tiga yaitu booster di puskesmas terdekat agar sertifikat vaksin penting karena salah satu syarat wajib berpergian bila mengunakan transportasi udara. Di malam hari bila terasa nyeri di sertai demam di sebabkan efek dari vaksin bisa di minum obat paracetamol dan perbanyak minum serta konsumsi makanan yang bergizi untuk menjaga stamina. Menurut KIPI gejala medis yang dapat terjadi  setelah terjadi vaksinasi/imunisasi yang di berikan, umumnya bersifat sementara dan ringan dan akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jika tubuh bereaksi setelah mendapat vaksinasi, tetap tenang. Reaksi nyeri bengkak dan kemerahan di lokasi suntikan dapa...

Klip2022maret27

Saya tak menyangka masih bisa menulis sampai hari ini. Ada beberapa saat ingin menyerah, tapi entah ada dorongan tetap terus menulis. Malan ini aku juga bingung, karena temanya masih tentang demam. Ini hari ketujuh menulis dengan tema yang sama. Aku coba buka google dengan kata kunci demam. Ternyata kata demam dalam kbbi banyak sekali penggunaanya. Ada demam cupak, demam kura kura, demam lapangan, demam panggung, demam kuning, demam parit, demam puyuh dan lain sebagainya. Tetap saja belum menemukan ide yang bisa kurangkai. Aku sebenarnya sudah biasa mendengar demam panggung dan ingin menuliskanya tapi hal itu belum pernah ku alami. Jadi mungkin secara narasi agak terbata ingin menuliskanya. Tapi akan ku coba, beberapa bulan yang lalu. Anakku ikut lomba cerita pendek, persiapan sudah cukup matang. Dari mencetak teks materi, menghafal dan memahami cerita, kemudian setiap habis maghrib menceritakan tanpa teks. Pada hari h lomba ayun anakku yang ikut lomba sudah siap tampil. Pada giliranya...

cerita singkat aku dan institud ibu profesional.KLIP2022

2017 adalah proses di mana aku menemukan Institud ibu profesional aku ikut menyaksikan bagaiman proses dimulainya seorang ibu bisa berproses belajar lagi menjadi seorang ibu dengan begitu banyak tantangan tapi bisa meresponnya dengan lebih baik. Bertemu dengan ibu profesional yang lain mengenal dan memiliki teman berproses bersama sungguh luar biasa. Institude ibu profesional di sebut dengan IIp bagaikan wadahnuntuk bisa banyak mengenal lagi potensi apa yang menjadi minat yang kegiatan yang buat hati bahagia tanpa melupakan peran kita sebagai ibu rumah tangga dan tentunya memilih kita sukai serta mau bermain dengan track yang kita pilih. Untuk bisa ke kelas matrikulasi ada proses foundatian untuk bisa melakukan penjuran diantara jurusan ibu profesional, institude ibu profesional dan sejuta cinta. Satu setengah bulan berkumpul dengan anggota grup bisa belajar dengan tantangan melakukan proses bersam mengenal teman dari ibu profesional yang lainnya di penjuru negeri sampai benua. Sudah b...