Perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit ke 7
Israj'miraj yang pada tahun ini masuk ke tahun islam 1443 Hijriah, bertepatan 2022 Masehi. Di kisahkan bagaimana Nabi muhammad melakukan perjalanan langit ke 7, yang tidak di ceritakan bagaimana perjalanan langit ke 6 mengalami perjalanan penuh perang batin tidak seperti perjalanan yang sebelumnya banyak di beri kebahagian, singkat cerita dengan keberpihakan nabi bagaimana bisa umatnya melakukan ibadah sholat yang tadinya di tugaskan melakukan 50 kali dalam sehari menjadi 5 kali sehari.
Sebabnya tak lain adalah Nabi sendiri adalah manusia biasa yang punya kegiatan bisa berupa kebutuhan sosial tidak melulu urusan ibadahnya ke pada allah swt.
Istilah gaulnya curcol atau sekedar ngobrol dengan sesama makhluk sosial, yang biasa kita ketahui kalau manusia yang normal bisa menghabiskan 2000 kata sehari bila seorang wanita/perempuan. Katakan saja laki-laki separuhnya katakan untuk nabi butuh 3 jam seharinya di pakai untuk ngobrol dengan teman mainnya atau sepergaulan.
Bukan masalah kesedihan nabi di langit ke 6 bertemu dengan Nabi musa as, kerena kegalauan nabi yang bisa jadi mempersoalkan kegiatan umat masa itu atau yang akan datang melibatkan persoalan hidup dan kegiatan ekonomi serta persoalan rumah tangga dan para kerabatnya. Bahkan manusia biasa saja banyak melakukan aktifitas bila di lakukan bisa jadi urusannya melibatkan waktu 24 jam bahkan kurang, karena manusia pada umumnya tidak hanya satu tugas bisa di kerjakan bahkan multitasking.
Tawar-menawar saat itu bisa tidak hanya bisa menjadi 5 kali sehari yang jeda waktu sholatnya bisa di pakai urusan-urusan manusia tanpa meninggalkan urusannya sebagai nabi penutup dan sekaligus penyebar kebaikan dari al-quran serta manfaat lain.
Maka sholat 5 kali dalam satu hari menjadi ritual setiap muslim. Banyak manfaat dari hal ini, salah satunya untuk sejenak hening, sesaat diamb dari aktifitas yang sibuk. Bisa juga sebagai healing psikologis bagi umat muslim.
Dalam keluarga hal ini menjadikan sangat penting karena kesibukan seluruh anggota keluarga dengan gadgetnya. Online, selalu terhubung dengan dunia maya menjadi banyak sebab mental manusia jenuh, Apatis, lelah, dan linglung. Nyaris akan persis seperti mesin. Ritual sholat mengingatkan untuk jeda, berkumpul, berjamaah dan saling bicara sesama anggota keluarga. Dan menyadarkan bahwa dunia ini tidak cukup hanya online tapi lebih penting untuk bertatap langsung dan tersambung dengan emosi sesama manusia.
Lebih dalam lagi dengan doa doa yang dilafalkan saat solat, menyadarkan manusia akan kebermaknaan hidup. Dari takbir yang mengagung sang pencipta dan manusia hanya sebagai hamba. Kemudian masuk alfatikah yang memberi gambaran besar kemaha kasih sayangan dan maha pemurahnya sang pencipta. Sampai pada akhirnya salam, memberi keselamatan kepada kanan kiri kita.
Komentar
Posting Komentar