Langsung ke konten utama

Sudahkah Bahagia Hari ini? KLIP2022 23 februari

Sudah kah hari ini bahagia? Pilihan seseorang untuk bahagian menjalani peran sebagai insan berhusnuzhon lebih tepatnya dengan taqdir. Kadang tiba-tiba merasa insecure dengan keadaan yang kurang nyaman, seperti angin yang lalu akan segera hilang.

Hari ini aku memutuskan tetap menjalani tugas ku berperan sebagai istri, melayani sepenuh hati kondisinya aku masih belum memaafkan kejadian sabtu lalu, suami ku bikin ulah di saat yang tidak tepat karena binhung adalah ciri khas suami akhirnya keputusan ngawur. Ku cuim dengan penuh kasuh sayang adalah keputusanku untuk tetap menerima kekurangan.

Siang tadi el anakku yabg kelelahan saat les pukul 13.00 moodnya yang jelek kurang istirahat sehabis pulang pantai bersama simbahnya tadi malam sampai di rumah sudah larut malam di tambah senin upacara sudah kehabisan energi laa si el. Ayun jadi sasaran kemarahan di buat nangis karena di lempar buku kena bagian perut dan pengajar les anakku laporan lewat wa meminta maaf karena tidak bisa mengendalikan anak-anaku.

Aku memilih tetap menyamankan suasana keributan siang tadi setelah les jam 15.00 aku segerakan mandi sore karena biasanya di kotaku sore sudah dingin dan malas untuk ke kamar mandi setelah ketiganya mandi aku menyusul.


Aku bisa lebih rilex sesudah makan terserah apa saja asalkan cocok di lidah, sore aku keluar rumah mencari suasan yang berbeda makan mi gacoan yang ku pesan 2 porsi hanya untukku. Aku cenderung sulit berpikir kalau rasa lapar melanda, menjelang pms aku sudahi pekerjaan rumah melonggarkan. pikiran dari segala rutinitas memasak sekdar sarapan dan makan siang cukup. 

Hari ini aku memesan nila goreng dan sayur dari mama teme anakku sekolahan, apalagi aku sudah agak kelelahan adaptasi sekolah senin sampai sabtu setelah pandemi. Maklum aku baru sekarang berani tanpa ada asiten dan pengasuh. Mencoba berdikari atau berdiri di kaki sendiri, agak di bantu dengan obat gosok tidak apalah..pikirku ini adalah latihan penerimaan diriku karena sudah punya tiga anak seperti tantangan gak masalah pikirku..


Selasa aku hanya mau istrahat sepanjang hari belajar lagi sekedar lihat youtube tetang komunitas menulisku. Semua butuh adaptasi sesuaikan dengan kemampuan saja batinku, jangan sampai mengorbankan kesehatanku dan anak-anak yang penting happy kesanNya aku loss dengan aturan-aturan rumah aku bikin lebih flexibel lagi saja...ya sudah apa lagi tidak usah di permasalahakan bikin sakit kepala dada terasa sesak buat apa...semua akan baik baik-baik saja....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demam kah setelah vaksin booster.. 25 maretKLIP2022

Demam setelah vaksin booster, perlu di obati tidak ya... Suasana mudik tahun 2022 sudah mulai terasa, karena ada himbauan pemerintah untuk melakukan vaksi dari 1,2, sampai 3, tidak menyurutkan semangat kita ya mempersiapkan mudik libur lebaran tahun ini. Agar tetap aman sebaiknya persiapannya yang paling penting adalah mendapatkan vaksin sampai ke tiga yaitu booster di puskesmas terdekat agar sertifikat vaksin penting karena salah satu syarat wajib berpergian bila mengunakan transportasi udara. Di malam hari bila terasa nyeri di sertai demam di sebabkan efek dari vaksin bisa di minum obat paracetamol dan perbanyak minum serta konsumsi makanan yang bergizi untuk menjaga stamina. Menurut KIPI gejala medis yang dapat terjadi  setelah terjadi vaksinasi/imunisasi yang di berikan, umumnya bersifat sementara dan ringan dan akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jika tubuh bereaksi setelah mendapat vaksinasi, tetap tenang. Reaksi nyeri bengkak dan kemerahan di lokasi suntikan dapa...

Klip2022maret27

Saya tak menyangka masih bisa menulis sampai hari ini. Ada beberapa saat ingin menyerah, tapi entah ada dorongan tetap terus menulis. Malan ini aku juga bingung, karena temanya masih tentang demam. Ini hari ketujuh menulis dengan tema yang sama. Aku coba buka google dengan kata kunci demam. Ternyata kata demam dalam kbbi banyak sekali penggunaanya. Ada demam cupak, demam kura kura, demam lapangan, demam panggung, demam kuning, demam parit, demam puyuh dan lain sebagainya. Tetap saja belum menemukan ide yang bisa kurangkai. Aku sebenarnya sudah biasa mendengar demam panggung dan ingin menuliskanya tapi hal itu belum pernah ku alami. Jadi mungkin secara narasi agak terbata ingin menuliskanya. Tapi akan ku coba, beberapa bulan yang lalu. Anakku ikut lomba cerita pendek, persiapan sudah cukup matang. Dari mencetak teks materi, menghafal dan memahami cerita, kemudian setiap habis maghrib menceritakan tanpa teks. Pada hari h lomba ayun anakku yang ikut lomba sudah siap tampil. Pada giliranya...

cerita singkat aku dan institud ibu profesional.KLIP2022

2017 adalah proses di mana aku menemukan Institud ibu profesional aku ikut menyaksikan bagaiman proses dimulainya seorang ibu bisa berproses belajar lagi menjadi seorang ibu dengan begitu banyak tantangan tapi bisa meresponnya dengan lebih baik. Bertemu dengan ibu profesional yang lain mengenal dan memiliki teman berproses bersama sungguh luar biasa. Institude ibu profesional di sebut dengan IIp bagaikan wadahnuntuk bisa banyak mengenal lagi potensi apa yang menjadi minat yang kegiatan yang buat hati bahagia tanpa melupakan peran kita sebagai ibu rumah tangga dan tentunya memilih kita sukai serta mau bermain dengan track yang kita pilih. Untuk bisa ke kelas matrikulasi ada proses foundatian untuk bisa melakukan penjuran diantara jurusan ibu profesional, institude ibu profesional dan sejuta cinta. Satu setengah bulan berkumpul dengan anggota grup bisa belajar dengan tantangan melakukan proses bersam mengenal teman dari ibu profesional yang lainnya di penjuru negeri sampai benua. Sudah b...