Sudah kah hari ini bahagia? Pilihan seseorang untuk bahagian menjalani peran sebagai insan berhusnuzhon lebih tepatnya dengan taqdir. Kadang tiba-tiba merasa insecure dengan keadaan yang kurang nyaman, seperti angin yang lalu akan segera hilang.
Hari ini aku memutuskan tetap menjalani tugas ku berperan sebagai istri, melayani sepenuh hati kondisinya aku masih belum memaafkan kejadian sabtu lalu, suami ku bikin ulah di saat yang tidak tepat karena binhung adalah ciri khas suami akhirnya keputusan ngawur. Ku cuim dengan penuh kasuh sayang adalah keputusanku untuk tetap menerima kekurangan.
Siang tadi el anakku yabg kelelahan saat les pukul 13.00 moodnya yang jelek kurang istirahat sehabis pulang pantai bersama simbahnya tadi malam sampai di rumah sudah larut malam di tambah senin upacara sudah kehabisan energi laa si el. Ayun jadi sasaran kemarahan di buat nangis karena di lempar buku kena bagian perut dan pengajar les anakku laporan lewat wa meminta maaf karena tidak bisa mengendalikan anak-anaku.
Aku memilih tetap menyamankan suasana keributan siang tadi setelah les jam 15.00 aku segerakan mandi sore karena biasanya di kotaku sore sudah dingin dan malas untuk ke kamar mandi setelah ketiganya mandi aku menyusul.
Aku bisa lebih rilex sesudah makan terserah apa saja asalkan cocok di lidah, sore aku keluar rumah mencari suasan yang berbeda makan mi gacoan yang ku pesan 2 porsi hanya untukku. Aku cenderung sulit berpikir kalau rasa lapar melanda, menjelang pms aku sudahi pekerjaan rumah melonggarkan. pikiran dari segala rutinitas memasak sekdar sarapan dan makan siang cukup.
Hari ini aku memesan nila goreng dan sayur dari mama teme anakku sekolahan, apalagi aku sudah agak kelelahan adaptasi sekolah senin sampai sabtu setelah pandemi. Maklum aku baru sekarang berani tanpa ada asiten dan pengasuh. Mencoba berdikari atau berdiri di kaki sendiri, agak di bantu dengan obat gosok tidak apalah..pikirku ini adalah latihan penerimaan diriku karena sudah punya tiga anak seperti tantangan gak masalah pikirku..
Selasa aku hanya mau istrahat sepanjang hari belajar lagi sekedar lihat youtube tetang komunitas menulisku. Semua butuh adaptasi sesuaikan dengan kemampuan saja batinku, jangan sampai mengorbankan kesehatanku dan anak-anak yang penting happy kesanNya aku loss dengan aturan-aturan rumah aku bikin lebih flexibel lagi saja...ya sudah apa lagi tidak usah di permasalahakan bikin sakit kepala dada terasa sesak buat apa...semua akan baik baik-baik saja....
Komentar
Posting Komentar